Profil Pesantren MDQ
Pondok Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Qur’an
Latar Belakang & Sejarah Berdiri
Pondok Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Qur’an (MDQ) didirikan pada tahun 2017 di atas tanah wakaf di bawah naungan Yayasan Khoiru Ummah Pencetak Generasi Pemimpin. Pendirian lembaga ini merupakan wujud respons strategis terhadap kebutuhan umat akan sarana dakwah Al-Qur’an yang komprehensif.
Pesantren MDQ berdedikasi penuh pada penguatan kualitas keilmuan Al-Qur’an di tengah masyarakat, mencakup aspek tahsin (penyempurnaan bacaan), tahfizh (penghafalan), tafsir, hingga ilmu Al-Qur’an (Ulumul Qur’an). Sebagai pilar utama, MDQ mengintegrasikan ekosistem Laboratorium Al-Qur’an melalui pilar: Hafal, Paham, Tadabbur, Amal, dan Dakwah Qur’ani.
Pesantren MDQ dikelola oleh tenaga pendidik profesional yang berlatar belakang pesantren modern dan perguruan tinggi terkemuka:
Ustadz Teguh Turwanto, S.Pd., M.Pd. Al-Hafizh
Pimpinan Pesantren & Ketua Yayasan
(Alumnus Pondok Modern Gontor & Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Ustadzah Lilis Yulistiawati, S.P., M.Pd.
Pengasuh Pesantren Akhwat
(Alumna Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
-
Tahfizh Metode Alba
Sistem penghafalan Al-Qur’an yang efektif, sistematis, dan kondusif untuk menjaga hafalan yang mutqin.
-
Bilingual System (Bahasa Arab & Inggris)
Pembiasaan berbahasa harian untuk membentuk wawasan global dan kemampuan komunikasi internasional santri.
-
Penanaman Adab Sebelum Ilmu
Mendahulukan pembentukan akhlakul karimah dan karakter Rabbani dalam kehidupan sehari-hari.
Pesantren MDQ bersifat Umum dan berdiri di atas tanah bersertifikat Wakaf. Untuk menjaga privasi serta kenyamanan proses belajar mengajar, lokasi kampus dipisahkan antara santri Ikhwan dan Akhwat dengan fasilitas yang lengkap:
Kampus 1 (Santri Ikhwan)
Luas Lahan: 1.700 M²Asrama, Masjid/Asrama Tahfizh, Ruang Kelas KBM, Sarana Olahraga, dan Fasilitas Akademik Terpadu.
Kampus 2 (Santri Akhwat)
Luas Lahan: 1.600 M²Asrama Khusus Akhwat, Ruang Belajar, Laboratorium Bahasa/Komputer, serta Fasilitas Sanitasi Terpadu.
“Di Pesantren MDQ, Adab Menjadi Nomor Satu Sebelum Ilmu Pengetahuan.”
Mencetak Generasi Faqih Fiddin & Ulul Albab yang Berakhlak Mulia